TIPS MEMILIH KNALPOT BUAT HONDA SUPRA X 125

Knalpot merupakan komponen motor yang berfungsi untuk saluran buangan gas. Komponen ini rentan berkarat juga keropos, karena bagian luar yang sering kena air dan debu. Sebab itulah, knalpot memerlukan perawatan supaya tidak menyebabkan masalah saat proses pembakaran.

Ada AHRS F4 Hexacone 02, Ahau, Nob1 3Bold Series, Stanlee dan SKR. Pengujian performa pakai Honda Supra X 125 tahun 2005 kondisi standar, jarak tempuh 50 ribu km.

KNALPOT BUAT HONDA SUPRA X 125

Pengukur tenaga dan torsi, digunakan dynamometer merek DYNOmite milik Ultraspeed di Jl. Dr. Ciptomangunkusumo No.42, Ciledug (H. Mencong), Tangerang. Tiap knalpot diuji 3 kali run, bahan bakar Premium.

Pakai knalpot standar, tenaga terukur 10,3 dk/7.150 rpm, torsi 11,7 Nm/5.250 rpm (ingat, ini data motor yang kami pakai tes, ya!). Hasil tes knalpot aftermarketnya, ada di bawah!

AHRS F4 Hexacone 02

Dibuat dari pelat yang dikrom. Antara leher dan silencer dibikin model slip-on yang diperkuat 2 buah per, memudahkan kala bongkar pasang dan tak gampang patah. Silencer berbentuk oval dengan lubang belah ketupat, tampak sporti.

Menurut Asep Rohendi, telemarketing AHRS, knalpot ini dijual Rp 350 ribu. Setelah dipasang, tenaga yang dihasilkan mencapai 10,82 dk/7.600 rpm, torsi 12,2 Nm/5.100 rpm. Peningkatan tenaganya sebesar 0,53 dk, torsi 0,5 Nm. Suaranya cukup nyaring.

Ahau

Leher terbuat dari besi yang dikrom, bagian silencer dari pipa aluminium. Suaranya tergolong nyaring. “Harga eceran tertingginya (HET) Rp 250 ribu,” kata Ergus Oei, dari bengkel R59, di kawasan Ciputat, Tangerang yang menjajakan knalpot ini. Setelah didyno, tenaga jadi 10,94 dk/7.300 rpm, torsi 12 Nm/5.100 rpm. Naik 0,64 dk dan 0,3 Nm.

Nob1 3Bold

Penampilannya tergolong sporti, silencer-nya oval mirip AHRS. Penyambungan silencer dan leher dari besi dikrom, dengan sistem slip-on. Kelebihannya, diberi pelindung plastik penahan panas. Suara tergolong lembut, jika ingin lebih senyap, diberi opsi db-killer.

“Dijual Rp 275 ribu,” terang Rio Napon, marketing knalpot yang pengemasannya tergolong rapi ini. Tenaga yang dihasilkan jadi 10,52 dk/8.000 rpm, torsi 12,1 Nm/5.100 rpm. Naik 0,22 dk dan 0,4 Nm.

Stanlee

Dibuat dari stainless steel. Tampilannya terkesan elegan, dengan peredam besar dan suara paling lembut. “Harganya Rp 550 ribu, dan kami garansi 3 tahun,” urai Andri, pemilik merek ini. Kenaikan tenaga cukup besar, jadi 10,92 dk/7.550 rpm, torsi 12 Nm/5.200 rpm. Atau naik 0,62 dk dan 0,3 Nm.

SKR

Diracik dari pelat galvanis, diberi pernis. Sedang silencer pakai pipa aluminium. Suara yang dihasilkan tergolong sangat nyaring.

Knalpot ini bikinan Gondrong, alias Misjaya. “Harganya hanya Rp 150 ribu,” terangnya. Power yang bisa diraih mencapai 11 dk/7.300 rpm, torsinya 11,8 Nm/5.400 rpm. Artinya naik 0,7 dk dan 0,1 Nm.

Kesimpulan

Peningkatan performa lewat pemasangan knalpot aftermarket ini dari 0,22 dk sampai 0,7 dk. Sedang torsi antara 0,1 Nm sampai 0,5 Nm. Jika mau lebih maksimal, mesti setingan lain, seperti diungkapkan Freddy A Gautama, pemilik Ultraspeed, “Minimal setting ulang karburator."