[LENGKAP] KOMPONEN DAN FUNGSI SUSPENSI MOTOR BAGIAN DEPAN

Suspensi sepeda motor merupakan bagian dari chasis yang dipasangkan diantara bagian bodi atau rangka sepeda motor dengan roda-roda yang berfungsi untuk meredam kejutan atau getaran-getaran akibat beban dinamis dan beban statis yang berupa kondisi atau lonjakan jalan dan berat serta beban kendaraan yang menjadi tumpuan.

Suspensi sepeda motor bekerja untuk meredam getaran-getaran atau kejutan- kejutan yang ditimbulkan oleh keadaan jalan, suspensi sepeda motor ini juga berfungsi untuk menopang atau menahan beban kendaraan dan pengendara.

Suspensi dibuat dengan konstruksi dan material yang fleksibel sehingga mampu menyesuaikan dengan pembebanan yang ditumpu sehingga dapat meningkatkan kenyamanan dan stabilitas selama berkendara.

Suspensi bekerja secara fleksibel dengan menangkap getaran atau kejutan yang berasal dari roda akibat atau kondisi permukaan jalan kemudian suspensi melakukan gerakan mengayun untuk mengembalikan kembali getaran tersebut ke roda sehingga tidak menimbulkan getaran atau kejutan pada body atau rangka sepeda motor.

9 Komponen Utama Sistem Suspensi Sepeda Motor Bagian Depan

SUSPENSI MOTOR BAGIAN DEPAN

1. Silinder Garpu

Silinder garpu merupakan salah satu komponen suspensi sepeda motor bagian depan. Nah fungsi silinder garpu berfungsi sebagai wadah untuk minyak oli shockbreaker tersebut. Jangan lupa periksa berkala serta pastikan oli shock tidak kosong.

2. Seal Oli

Komponen berikutnya ada seal oli yang mempunyai fungsi untuk menjaga agar oli shock tidak keluar dari silinder garpu. Meski bagian ini jarang rusak, akan tetapi terdapat beberapa faktor penyebab kerusakaan seperti usia pemakaian dan kotoran. Oleh sebab itu jaga kebersihan bagian shockbreaker agar terhindar dari debu dan kotoran.

3. Seal Debu

Komponen sistem suspensi sepeda motor berikutnya ada seal debu. Seal debu berfungsi untuk menjaga agar kotoran tidak masuk ke dalam silinder garpu. Komponen ini juga jarang rusak, meski begitu menjaga kebersihan shockbreaker tetap harus dilakukan.

4. Cincin Stopper

Komponen utama shock depan motor berikutnya ada cincin stopper. Fungsi cincin stopper untuk menahan agar oli shock tidak bergerak ke atas akibat tekanan minyak shock.

5. Tabung Garpu

Komponen yang kelima ada tabung garpu yang mempunyai fungsi sebagai sekat antara silinder garpu dengan tabung garpu.

6. Torak Garpu

Fungsi torak garpu sebagai piston yang bertugas untuk membagi ruang antara bawah atas torak garpu dengan bawah torak garpu.

7. Pegas Reaksi

Komponen yang ketujuh ada pegas reaksi yang mempunyai fungsi untuk menyerap dan menerima getaran yang berasal dari roda. Saat Anda melewati jalan yang berlubang, maka kinerja dari pegas reaksi akan lebih berat.

8. Baut Garpu

Baut garpu juga mempunyai fungsi yang tidak kalah penting. Baut garpu berfungsi sebagai pencegah oli atau minyak agar tidak keluar dari shockbreaker depan motor.

9. Pegas Garpu

Komponen yang terakhir ada pegas garpu yang berfungsi menahan torak bergerak ke atas. Di samping itu pegas garpu juga berfungsi untuk meredam getaran saat kendaraan melewati jalan tidak rata atau jalan berlubang.

Fungsi suspense

Selain itu sebuah suspensi pun memiliki tugas bagaimana menjaga keseimbangan kendaraan ketika pengemudi melakukan manuver secara ekstrem atau justru memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi pada saat menghadapi tikungan atau belokan tajam.

Apabila suspensi sepeda motor tidak bisa menghadapi dan mengatur beban dalam keadaan pengemudi melakukan manuver atau menghadapi belokan dalam kecepatan tinggi, tentu saja sepeda motor bisa terpelanting.

Hal inilah yang menjadi perhatian para mekanis dari tim pembalap sepeda motor. Padahal salah satu trik memenangkan balapan adalah bagaimana mencuri kecepatan melebihi kecepatan lawan pada saat pembalap menghadapi belokan.