[LENGKAP] BADAN MOBIL : KONTRUKSI, PEMERIKSAAN, DAN PERAWATAN

Badan mobil adalah bagian paling luar dari sebuah mobil. Bagian ini diikat dengan kerangka (chasis) agar kuat duduknya. Oleh karena badan mobil langsung tampak oleh penglihatan kita maka badan mobil dibuat menarik, baik dari segi bentuk maupun warnanya.

BADAN MOBIL : KONTRUKSI, PEMERIKSAAN, DAN PERAWATAN

Pemilik mobil pada umumnya hanya merawat warna cat dan keawetan bahan badan mobil sedangkan untuk bentuk badan mobil hampir tidak ada pemilik yang melakukan perubahan karena untuk melakukannya diperlukan perhitungan yang rumit.

Konstruksi badan mobil ada dua macam yaitu:

  1. Konstruksi integral. Konstruksi integral adalah suatu jenis konstruksi mobil di mana badan mobil tidak dapat dipisahkan dari rangka. Jadi badan mobil dibuat menjadi satu dengna kerangka. Konstruksi integral ini juga disebut frameless, unitary construction, monocoq body, atau uniframe. Dengan konstruksi ini berat mobil menjadi ringan.
  2. Konstruksi komposit. Pada konstruksi komposit kerangka dan badan mobil dibentuk menjadi dua bagian yang terpisah. Badan dihubungkan pada rangka dengan perantara bracket mounting yang disambungkan dengan rangka dan dihubungkan dengan badan mobil dengan menggunakan baut. Konstruksi model ini banyak digunakan pada jenis mobil model lama dan pada kendaraan – kendaraan berat.

Pemeriksaan dan perawatan

  1. Periksa bagian – bagian yang mudah berkarat seperti daun pintu bagian tepi dan engsel – engsel. Bersihkan dengan ampelas.
  2. Basahi seluruh badan mobil dengan air yang diberi sampo khusus (car shampoo)
  3. Bilas dengan air bersih sampai tidak ada sampo yang tertinggal dan bekas kotoran yang menempel. Semprot bagian kolong mobil sampai bersih.
  4. Keringkan dengan kain yang bersih sampai tidak ada bintik air lagi yang tertinggal. Jika setelah kering ingin disermir (polish) maka gunakan semir cair karena tidak menyebabkan cat menjadi cepat memudar.
  5. Bersihkan kaca depan dengan larutan khusus pembersih kaca. Sedapat mungkin jangan menggunakan detergent karena akan meninggalkan lapisan tipis pada kaca yang dapat mengganggu pemandangan.
  6. Khusus untuk bagian dalam kaca belakang yang dipanasi dengan sistem listrik harus dibersihkan dengan kain yang agak basah agar rangkaian listrik pada kaca terhindar dari kerusakan.
  7. Bagian lain yang perlu dibersihkan secara khusus adalah adalah lapisan jok, lapisan pintu, dan atap dalam mobil. Bersihkan bagian – bagian tersebut dengan kain basah karena bagian tersebut biasanya terbuat dari bahan kulit, imitasi atau plastik.
  8. Jika bagian dalam ruangan dilapisi dengan bludru wool maka bersihkanlah dengan alat khusus untuk menghisap debu.
Agar cat mobil tetap mengkilap, perhatikan hal – hal berikut ini:
  1. Jangan mencuci mobil di bawah panas matahari. Cat akan lebih cepat memudar dan menipis.
  2. Jangan membersihkan mobil dengan kain kering tanpa membasahi terlebih dahulu mobil dan kainnya. Debu atau kotoran yang ada akan menyebabkan goresan pada cat mobil.
  3. Jangan menyemprotkan air terlalu kuat pada waktu membersihkan badan mobil.
  4. Jangan menggunakan detergent keras, minyak tanah dan alkohol untuk membersihkan kotoran yang melekat pada cat mobil karena umumnya cat tidak tahan terhadap bahan – bahan tersebut.
  5. Bahan pembersih yang mengandung silikon atau unsur lainnya jangan digunakan untuk membersihkan kaca.

Pelumasan badan mobil

Pelumasan pada bagian badan mobil juga diperlukan secara terus menerus dengan selang waktu tertentu. Pelumasan dilakukan pada bagian – bagian yang bergerak seperti engsel daun pintu, engsel jok, engsel tutup motor dan sebagainya.

Apabila tidak dilumasi maka bagian – bagian tersebut akan cepat aus, berkarat dan menimbulkan suara jika bergerak. Lama kelamaan keausan dan karat akan menjalar ke bagian lainnya. Meskipun selalu dilumasi tetapi bila selang waktunya terlalu lama maka bagian – bagian tersebut sudah terlanjur kering.

Oleh karena itu tentukan sendiri berapa lama bagian – bagian tersebut perlu dilumasi lagi. Pelumasan yang sering digunaka untuk mobil ada tiga macam, yaitu pelumasan untuk motor, pelumasan roda gigi, dan gemuk untuk chasis dan engsel – engsel lainnya.

Masing – masing jenis pelumas tidak bisa dipertukarkan penggunaanya karena masing – masing mempunyai kekentalan yang berbeda. Oleh karena itu bacalah petunjuk pemakaiannya sebelum suatu minyak pelumas digunakan. Untuk melumasi chasis dan badan mobil yang paling cocok adalah gemuk karena gemuk tidak menetes sehingga dapat bertahan cukup lama.

Namun seperti halnya minyak pelumas lainnya gemuk pun makin lama makin berkurang kualitasnya sehingga perlu selalu diganti. Penggunaan gemuk harus disesuaikan dengan sifat dan bagain yang akan dilumasi.

Ada gemuk yang memiliki sifat tahan air, ada yang memiliki sifat sebagai penahan panas yang baik, ada juga yang bersifat tahan panas yang baik sekaligus tahan air. Agar penggunaan gemuk bisa sesuai dengan fungsinya maka lebih baik ikuti petunjuk yang ada pada bungkusnya.

Pelaksanaan pelumasan

  1. Periksa pengikatan kaca spion, bemper – bemper, dan mur baut pada plat nomor.
  2. Periksa mur baut pengikat kursi duduk. Bagian ini jika berkarat akan menjalar ke bagian yang lain dengan cepat.
  3. Lumasi engsel tutup motor. Jika berkarat maka bersihkan terlebih dahulu.
  4. Lumasi kunci tutup motor dengan vet. Jika kabel penarik kunci jalannya cukup berat maka hal itu berarti perlu dilumasi karena kunci itu sudah terkena karat.
  5. Bagian lain yang perlu dilumasi adalah garpu kunci pada pintu, dan kunci pada pintu.
  6. Periksa engsel – engsel pintu. Lumasi engsel pintu dengan oli atau vet.
  7. Jika pada mekanik kunci ada lubang pelumasan maka berilah sedikit pelumasan pada lubang tersebut.
  8. Bersihkan bekas – bekas pelumas yang mungkin masih melekat pada badan mobil dengan menggunakan kain.
Perawatan mekanik penggerak kaca jendela:

Kaca jendela pada ruang kemudi sering mengalami gangguan yaitu sulit untuk dinaik turunkan. Banyak pemilik mobil yang enggan memperbaikinya karena dianggap kurang penting atau sulit untuk diperbaiki.

Fungsi kaca jendela tersebut adalah untuk mencegah masuknya debu, air hujan, serta udara dingin. Lebih dari itu jendela kaca tersebut juga berfungsi sebagai pengaman, yaitu melindungi pengemudi dari kejahatan.

Dengan demikian jendela kaca seharusnya mudah untuk dinaik turunkan dengan perantara pemutar dari dalam ruang kemudi. Jika kaca jendela terasa berat untuk difungsikan maka mungkin ada kerusakan pada unit pemutarnya. Untuk memperbaikinya lakukan pemeriksaan sebagai berikut:

  1. Turunkan kaca jendela sampai habis dengan menggerakkan pemutarnya dari ruang kemudi.
  2. Lepaskan pegangan pintu, pemutar kaca, dan penutup bagian dalam pintu.
  3. Lepas baut pegangan kaca pada regulatornya sampai kacanya lepas.
  4. Lepas regulator kaca. Jika regulatornya terlalu kotor, berkarat atau pelumasnya kering maka bersihkan dengan solar atau minyak tanah kemudian berilah pelumas dengna gemuk atau vet pada bagian – bagian yang berputar. Bila regulator rusak maka harus diganti dengan yang baru.
  5. Bersihkan atau ganti karet lajur (chanel) kacanya
  6. Pasang kembali regulator kaca,kaca, dan pegangannya pada regulator.
  7. Naikkan kaca jendela sampai setengahnya. Tepatkan pada lajurnya
  8. Keraskan baut pengikat regulatornya.
  9. Pasang lagi penutup pintu bagian dalam, pegangan pintu, pembuka pintu, dan pemutar kaca.
  10. Bersihkan kotoran – kotoran atau bekas – bekas pelumas yang menempel pada kaca dan daun pintu.