[LENGKAP] Kerusakan Pada Kepala Silinder

Kerusakan Pada Kepala Silinder

Kepala silinder atau cylinder head merupakan bagian penting mesin. 
Pada kepala silinder terdapat busi, klep masuk (intake valve) dan buang (exhaust valve), serta camshaft (kem). Selain itu, pada kepala silinder juga terdapat bagian dari ruang bakar yang cukup penting.

Makanya, bila kepala silinder bermasalah, yang kena getahnya seluruh performa mesin. Salah satu tugas kepala silinder adalah menimbulkan atau menahan kompresi.

1. Gejala Kerusakan : Tekanan Kompressi Rendah

Kemungkinan Penyebab dan Langkah Perbaikan :
  • Penyetelan pembukaan pada katup tidak tepat. Buka tutup katup masuk dan dan katup buang dan stel pembukaan katup sesuai dengan standard.
  • Katup aus / bengkok. Jika katup aus atau bengkok gantilah katup dengan yang baru sesuai dengan standard.
  • Pegas katup patah. Jika pegas katup patah, gantilah pegas dengan yang baru.
  • Kepala silinder berubah bentuk atau rusak. Jika terjadi hal demikian gantilah kepala silinder.
  • Dinding silinder aus. Perbaiki dengan menambah oversize, ganti piston dan ring piston sesuai oversize yang baru atau ganti dinding silinder.
  • Piston dan ring piston aus. Jika terjadi hal demikian ganti piston dan ring piston.

2. Gejala Kerusakan : Tekanan Kompressi Terlalu Tinggi.

Kemungkinan Penyebab dan Langkah Perbaikan :
  • Terjadi / terdapat endapan kotoran diruang bakar. Buka kepala silinder dan bersihkan kepala silinder dari endapan / kotoran.

3. Gejala Kerusakan : Suara Mesin Berisik.

Kemungkinan Penyebab dan Langkah Perbaikan :
  • Penyetelan katup tidak tepat. Buka tutup katup dan katup buang lalu setel katup dengan benar.
  • Cam shaft dan rocker arm aus. Perbaiki roker arm dan cam shaft atau ganti dengan yanng baru.
  • Sistem Tensioner rantai mesin rusak / aus. Gantilah tensioner rantai mesin dengan yang baru.
  • Gigi sprocket aus. Ganti gigi sprocket dengan yang baru.
  • Dudukan cam shaft dan roker arm aus. Gantilah dudukan tersebut dengan yang baru.

4. Gejala Kerusakan : Mesin Tidak Dapat stasioner.

Kemungkinan Penyebab dan Langkah Perbaikan :
  • Katup meunutp tidak duduk atau rapat. Buka sistem katup dan diskir katup hingga menutup dengan duduk atau rapat.
  • Penyetelan katup tidak tepat. Setel pembukaan katup sesuai dengan standard.
  • Insulator bocor. Gantilah insulator atau perbaiki jika masih dapat diperbaiki.

5. Gejala Kerusakan : Asap Knalpot (gas sisa pembakaran) Banyak.

Kemungkinan Penyebab dan Langkah Perbaikan :
  • Silinder, ring dan piston aus. Perbaiki dengan menambah oversize silinder, ring dan piston ganti yang baru sesuai oversize.
  • Seal katup rusak. Gantilah seal katup jika terdapat kerusakan.
  • Gasket kepala silinder bocor. Gatilah gasket dengan yang baru dan pengencangan baut kepala sillinder sesuai dengan standard.


Demikian pembahasan kali ini semoa bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian, terima kasih sudah mampir. Jika ingin bertanya silahkan komentar dibawah ya..