[LENGKAP] Kerusakan Pada Blok SILINDER

Blok silinder adalah struktur terpadu yang terdiri dari silinder dari motor bakar torak dan beberapa atau semua yang terkait struktur sekitarnya (bagian pendingin, bagian bukaan masuk dan keluar bagian, sambungan, dan crankcase).

Bisa disederhanakan, blok silinder merupakan base part atau komponen inti mesin yang digunakan untuk menopang semua bagian-bagian utama mesin seperti piston, kepala silinder, oil pan dan poros engkol.

Kerusakan Pada Blok SILINDER

Meski namanya blok silinder (ada kata silinder) bentuk blok silinder ini tidaklah melingkar seperti silinder. Hal ini dikarenakan fungsi utama yang sebagai penopang, desain blok silinder akan disesuaikan dengan peletakan semua komponen tersebut. Sehingga kalau anda lihat blok silinder pada mobil, maka bentuknya cenderung kotak tapi ada berbagai detail dan sudut.

Blok silinder, terbuat dari baja tuang. Artinya logam seperti baja dan campuran logam lain akan dilebur pada suhu yang sangat cair. Logam cair tersebut akan dimasukan kedalam sebuah cetakan untuk membentuk blok silinder. Teknik ini disebut juga dengan teknik pengecoran logam.

Adapun blok silinder dibagi dalam dua golongan besar yakni:

a. Blok Silinder Motor 4 Tak
  • Silinder motor 4 tak tidak terdapat lubang-lubang apapun di bagian dalam dinding silindernya.
b. Blok Silinder Motor 2 Tak
  • Silinder motor 2 tak terdapat lubang-lubang pada bagian dalam dinding silinder.
c. Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Blok Silinder
  • Kerusakan yang sering terjadi pada blok silinder ialah tergores/aus/lubang silinder membesar, yang sehingga hal ini dapat mengakibatkan piston menjadi rusak/kocak/longgar di dalam silinder.

Cara Mudah Mengatasi Kerusakan Pada Blok Silinder

Dan apabila blok silinder sampai mengalami kerusakan demikian maka akan terjadi hal-hal berikut:

Akibat Kerusakan Blok Silinder Pada Motor 4 Tak
  • Kompresi motor menjadi bocor.
  • Motor sukar untuk dihidupkan.
  • Tenaga motor berkurang/motor tidak bertenaga.
  • Suara motor tidak normal/ngempos.
  • Motor tidak bisa langsam/lepas handle gas motor akan mati.
  • Gap ring piston cepat sejajar/segaris.
  • Ring piston sejajar/segaris.
  • Oli di bak perseneling naik/merembes masuk kedalam ruang bakar.
  • Oli motor cepat kotor, hitam dan cepat encer.
  • Oli motor cepat berkurang/habis.
  • Ruang bakar cepat kotor dengan arang/karbon.
  • Kepala piston cepat kotor dengan arang.
  • Busi motor cepat kotor dengan arang.
  • Busi motor cepat lemah/mati.
  • Knalpot motor cepat kotor dan mengeluarkan asap yang tebal.
Akibat Kerusakan Blok Silinder Pada Motor 2 Tak
  • Kompresi motor menjadi bocor/lemah.
  • Motor sukar untuk dihidupkan.
  • Tenaga motor berkurang/ngempos.
  • Suara motor tidak normal/pincang.
  • Motor tidak stationer/langsam.
  • Ring piston cepat lemah/patah.
Perbaikan Pada Blok Silinder Yang Rusak
  • Apabila blok silinder mengalami kerusakan yakni dinding silinder bagian dalam tergores/aus, maka cara perbaikannya ialah dengan meng-korter silinder yakni dengan merubah ukuran lubang.
  • Dengan bertambahnya ukuran lubang silinder maka bertambah pula cc/isi silindernya yang biasa disebut sebagai over size/perubahan ukuran di atas ukuran standar.
Perubahan Ukuran Silinder Terdiri Dari 4 Tahap
  • 0,25 berarti: over size 0,25 mm yakni silinder mengalami perubahan untuk pertama kalinya.
  • 0,50 berarti: over size 0,50 mm yakni silinder mengalami perubahan untuk kedua kalinya.
  • 0,75 berarti: over size 0,75 mm yakni silinder mengalami perubahan untuk ketiga kalinya.
  • 0,100 berarti: over size 0,100 mm yakni silinder mengalami perubahan ukuran untuk keempat kalinya atau terakhir kalinya.

Setelah pada tahap silinder over size 0,100 maka silinder sudah tidak bisa di korter lagi, dan langkah perbaikannya ialah dengan mengganti blok silinder baru atau blok silinder lama di shock kembali. Pekerjaan over size silinder ataupun sok silinder ialah dilakukan oleh bengkel bubut.