Cara Mengatasi Penyebab Mobil Susah di Starter

Mobil Susah di Starter

Saat ingin menghidupkan mobil terkadang kita mengalami sulit untuk menstarternya pada pagi hari ketika akan digunakan. Padahal mobil tersebut sebelumnya bisa di starter dan digunakan. Tentu akan membuat kita bertanya-tanya kenapa hal itu bisa terjadi. Nah ada beberapa faktor yang mungkin bisa terjadi. 

Tegangan listrik Pada Aki Sudah Tidak Cukup Kuat

Jika saat anda menstater terdengar bunyi dynamo stater terasa berat kemungkinan besar ini disebabkan tegangan yang terdapat pada aki sudah tidak kuat untuk memutar dynamo starter itu.

Hal itu biasanya disebabkan karena aki yang sudah cukup lama, atau sistem pengecasan dan kelistrikan aki yang kurang baik. Kalau ini sampai terjadi mobil anda masih bisa dinyalakan dengan mendorongnya.

Ada Masalah Pada Busi

Mobil yang sulit distarter juga bisa disebabkan oleh busi yang sudah bermasalah atau kotor. Bisa jadi disebabkann celah busi yang terlalu rapat atau terlalu besar. Coba cek dengan membuka busi terlebih dahulu. Kalau punya alat feller gauge anda bisa mensetting busi itu sendiri.

Banjir di Karburtor

Mobil yang susah di starter kemungkinan juga dikarenakan karburator banjir. Ini biasanya dialami oleh mobil yang masih menggunakan karburator. Karubtor yang banjir akan menyulitkan anda menstarter dan salah satu caranya adalah harus membongkar karburator dan menyetel pelampung. Ini bisa dilakukan denganbantuan montir yang ada di bengkel terdekat.

Lemahnya Pompa Bensin

Pompa bensin ini memiliki fungsi untuk memompa bensin dari tangki bensin agar dapat tersalurkan ke karburator. Jika kerja pompa ini sudah melemah, maka aliran bensin juga menjadi tidak lancar. Akibatnya, suplai bahan bakar tidak stabil dan menyebabkan mobil sulit untuk distarter.

Jika pompa bensin sudah melemah atau tidak berfungsi baik, maka disarankan untuk mengganti dengan yang baru. Selain membuat mobil sulit dihidupkan, hal ini bisa saja menjadi masalah saat anda tengah di perjalanan.

Ada Masalah Pada Sensor WTS

Mobil keluaran baru umumnya sudah menggunakan injection, dan terdapat sensor suhu (WTS) yang berfungsi untuk mendeteksi suhu mesin mobil dan mengirimkan sinyal ke ECU. 

Nah kalau sensor WTS ini bemasalah dan mengirimkan sinyal yang salah, maka secara otomatis akan mempengaruhi kerja sistem injeksi mobil. Efeknya, mobil menjadi sulit untuk dinyalakan.



Demikian pembahasan kali ini semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian, terima kasih sudah mampir. Jika kalian ingin bertanya silahkan komentar dibawah...