[LENGKAP] Merawat Berkala Sistem Pengapian

Bagi para pengguna kendaraan roda dua atau motor. Mempunyai pengetahuan mengenai cara merawat pengapian motor sangatlah penting untuk Anda ketahui. Bahkan tidak hanya masalah pengapian saja. 

Semua komponen dan yang mempengaruhi kinerja kendaraan roda dua Anda juga harus Anda perhatikan. Jadi tidak hanya penampilan luarnya saja yang harus terlihat bersih dan berkilau.

Tetapi kinerja mesin kendaraan roda dua Anda juga harus terjaga. Karena sebagus apapun tampilan luar motor Anda, jika mesin dan komponen pendukung lainnya dalam kondisi buruk, maka kendaraan Anda tidak akan bisa Anda gunakan dengan baik. Bahkan parahnya motor Anda tidak bisa digunakan.

Merawat Berkala Sistem Pengapian

Terlebih lagi saat ini sangat banyak sekali pengguna kendaraan roda dua yang hanya berfokus pada penampilan luarnya saja. Motor kotor sedikit langsung dicuci, tetapi tidak pernah melihat kondisi mesin. 

Sehingga kondisi mesin dan juga komponen lainnya sering kali diabaikan. Sehingga akan membuat kondisi kinerja mesin kendaraan akan mengalami penurunan.

Tips Merawat Pengapian Sepeda Motor Dengan Benar

Dalam artikel kali ini, akan terfokus pada sistem pengapian pada motor saja. sistem pengapian pada motor merupakan sistem yang berfungsi untuk menghidupkan mesin motor Anda. 

Tanpa adanya sistem pengapian, motor tidak akan bisa Anda gunakan, karena tidak akan menyala. Melihat sangat pentingnya fungsi dari sistem pengapian, akan sangat disayangkan jika sistem pengapian motor Anda mengalami permasalahan.

Pada sistem pengapian terdapat banyak sekali komponen penting yang harus Anda rawat setiap saat untuk menjaganya agar tetap bisa bekerja dengan maksimal. Berikut ini komponen utama pada sistem pengapian, busi, koil, aki, sepul dan juga CDI (sistem pengapian kondensator).

Sebelum bicara mengenai cara merawat pengapian motor. Ada baiknya Anda mengetahui ciri-ciri pengapian motor yang rusak. Dengan Anda mengetahui ciri-cirinya akan memudahkan Anda dalam hal perawatan sistem pengapian pada motor Anda.

Ciri-ciri sistem pengapian yang rusak ini sangat erat kaitannya dengan komponen-komponen penting dalam sistem pengapian. Pertama, koil mengalami masalah. 

Koil disini berfungsi untuk menggandakan tegangan dari aki dan juga sepul. Koil yang mengalami permasalahan akan ditandai dengan hilangnya tenaga pengapian saat motor Anda kendarai. 

Seringkali permasalahan pada koil ini sulit untuk diketahui, karena tidak berdampak langsung pada kinerja secara drastis, penurunan kinerja koil ini hanya akan membuat kinerja sistem pengapian menurun.

Kedua, CDI tidak layak pakai. CDI yang sudah tidak layak digunakan ditandai dengan tidak adanya percikan api pada busi saat kendaraan Anda akan dinyalakan dan juga laju kendaraan akan tersendat ketika mencapai kecepatan tertentu. Banyak sekali penyebab dari kerusakan CDI, salah satunya adanya komponen listrik pada CDI terputus.

Ketiga, busi yang bermasalah. Ketika busi sudah tidak layak digunakan, ketika Anda ingin menyalakan motor, akan terlihat letupan kecil pada lubang knalpot motor Anda. 

Selain itu cara mudah untuk melihat busi berfungsi atau tidak dengan cara melihat ada tidaknya percikan api pada saat Anda menyalakan motor Anda.

Setelah Anda mengetahui ciri-ciri permasalahan dari sistem pengapian yang rusak. Berikut ini cara merawat pengapian motor agar Anda bisa terhindar dari permasalahan sistem pengapian yang rusak.
  • Memeriksa setiap komponen pada rangkaian sistem pengapian. Dengan Anda selalu rutin memeriksa komponen penting motor Anda, kelainan pada sistem pengapian bisa dihindari ketika Anda gunakan kendaraan Anda.
  • Selalu rutin melakukan pengecekan pada busi dan membersihkannya.
  • Membersihkan kabel yang bertegangan tinggi untuk mencegah adanya konsleting.
  • Membersihkan rotor beserta tutup distributornya.
Bagi pemilik kendaraan perawatan dapat dilakukan sendiri dengan alat yang terdapat pada kelengkapan kendaraan, alat dan bahan yang diperlukan, yaitu:

Bahan : Grease (pelumas); amplas.

Alat : Kunci busi; kunci ring nomor 10, 12, 19; obeng (+); obeng (-); feeler gauge; lampu 12 volt dengan dua kabel; multimeter.
Selain alat diatas pada bengkel yang baik menggunakan beberapa alat, diantaranya:
  • Spark plug cleaner and tester, merupakan alat untuk membersihkan dan memeriksa busi.
  • Spark plug gauge, untuk mengukur dan menyetel celah busi.
  • Tune up tester, untuk mengukur putaran dan sudut dweel.
  • Timing tester, untuk mengetahui saat pengapian.
Condensor tester, berfungsi untuk memeriksa kapasitas kondensor.
Langkah kerja dalam merawat sistem pengapian adalah sebagai berikut:
  • Memeriksa secara visual kelainan pada komponen dan rangkaian sistem pengapian.
  • Memeriksa, membersihkan dan menyetel celah busi.
  • Memeriksa dan membersihkan kabel tegangan tinggi.
  • Memeriksa, membersihkan rotor dan tutup distributor.
  • Memeriksa nok, centrifugal advancer dan vacum advancer.
  • Memeriksa koil pengapian.
  • Memeriksa, membersihkan dan menyetel celah platina atau menyetel sudut dwell.


Demikian pembahasan kali ini semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan. Terimakasih sudah mampir dan jangan lupa share ya...